POLA
HIDUP SEHAT DAN LINGKUNGAN BERSIH, SOLUSI EFEKTIF MENGHADAPI PENYAKIT TIDAK
MENULAR
Oleh Akhmat
Fauzi
Kesehatan
memiliki nilai yang sangat tinggi, sehingga tidak bisa diukur dengan nilai
uang. Walaupun kesehatan tidak ternilai harganya, namun banyak orang yang menghabiskan
waktu miliknya tanpa memperdulikan kesehatan tubuhnya. Perkembangan zaman yang
semakin maju justru membuat gaya hidup manusia jauh dari kata “sehat”. Gaya
hidup modern dan tingkat kesibukan masyarakat yang tinggi menyebabkan kualitas
kesehatan masyarakat menurun. Masyarakat pun semakin rentan terkena penyakit kronis.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) penyakit kronis atau Noncommunicable Diseases (NCDs) adalah penyakit tidak menular dan
memiliki progresifitas yang lambat.1 Penyakit tidak menular (PTM)
menjadi penyebab utama kematian secara global. Data WHO menunjukkan bahwa dari
57 juta kematian yang terjadi di dunia pada tahun 2008, sebanyak 36 juta atau
hampir dua pertiganya disebabkan oleh penyakit tidak menular.2 Berbagai
macam penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, stroke, kanker,
hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit asma, sering kita temui pada
masyarakat Indonesia.
Penduduk
Indonesia mempunyai potensi tinggi mengidap penyakit kronis. Penyakit kronis
yang paling banyak diderita warga Indonesia adalah hipertensi. Penyakit hipertensi
telah menyumbang 9,4 juta kematian setiap tahun di seluruh dunia.3 Saat
ini jumlah penderita hipertensi cenderung meningkat di Indonesia.4
Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001 menunjukkan bahwa 8,3%
penduduk menderita hipertensi dan meningkat menjadi 27,5% pada tahun 2004.5
Penyakit tidak menular lainnya yang banyak diderita warga Indonesia adalah
penyakit jantung iskemik dan stroke. Berdasarkan hasil survei kesehatan rumah
tangga (SKRT, 2001) di kalangan penduduk umur 25 tahun ke atas menunjukkkan
bahwa 27% laki-laki dan 29% wanita menderita hipertensi; 0,3% mengalami
penyakit jantung iskemik dan stroke. Proporsi kematian akibat penyakit tidak
menular di Indonesia meningkat dari 25,41% pada tahun 1980 menjadi 48,53% pada
tahun 2001. 6
Pengobatan
penyakit tidak menular jelas memerlukan biaya yang tidak sedikit. Apalagi
sebagian besar masyarakat Indonesia masih hidup dibawah garis kemiskinan. Bank
Dunia menyebutkan sekitar 49,5% rakyat Indonesia berpendapatan di bawah 2
US$/hari.7 Bagi masyarakat menengah ke atas yang memiliki uang
cukup, berobat ke rumah sakit dan melakukan medical
check up, tentu bukan sebuah masalah. Namun hal itu tetap saja hanya akan
menghabiskan uang. Apalagi biaya perawatan dan pengobatan penyakit di Indonesia
masih terbilang mahal, seperti harga terapi penyakit hepatitis C yang mampu mencapai
Rp.2.500.000; per minggu.8 Sementara itu untuk penyakit kronis lain
seperti penyakit kanker, biayanya juga cukup besar. Untuk diagnosa awal
penyakit kanker dibutuhkan biaya Rp.10.000.000;. Apabila penyakit sang pasien
harus mengambil tindakan operasi, maka akan dikenakan biaya minimal Rp.25.000.000;
hingga Rp.29.000.000;. Biaya obat-obatan juga terus merangkak naik sejak 2011.9
Padahal harga obat-obat penyakit kronis tidaklah murah, obat-obat baru memiliki
harga yang sangat mahal.
Besarnya
biaya pengobatan tentu memberatkan bagi warga Indonesia. Karena itu tindakan
pencegahan merupakan solusi efektif untuk membendung gempuran penyakit kronis.
Ada dua langkah yang harus dilakukan untuk dapat menghindari penyakit kronis,
pertama kita perlu memulai hidup sehat dan kedua kita perlu bersama-sama
menciptakan lingkungan sehat dan bersih sehingga mendukung kondisi kesehatan
tubuh kita bersama.
Memulai
Pola Hidup Sehat
Kesehatan
memiliki arti penting bagi tubuh kita. Menjaga kesehatan tubuh adalah cara
paling efektif untuk menghindari penyakit kronis. Jika kita tidak menjaga
kesehatan tubuh kita, maka otomatis tubuh akan menjadi tidak sehat dan akan
memudahkan bibit penyakit untuk masuk ke dalam tubuh. Berbagai cara yang
terbukti mampu untuk mencegah terjadinya penyakit kronis, yaitu berhenti
mengkonsumsi rokok dan alkohol, menjaga berat badan, makan makanan sehat dan bergizi,
memperbanyak makan sayuran dan buah, serta meningkatan aktifitas fisik seperti
melakukan olahraga.
Langkah awal untuk hidup sehat
adalah menghindari konsumsi produk yang membahayakan kesehatan kita seperti
rokok. Merokok sangat berbahaya bagi tubuh kita. Puluhan zat berbahaya pada
rokok dapat merusak bahkan menggerogoti tubuh sehingga bisa berujung pada
kematian. Salah satu zat yang berbahaya pada rokok adalah tar. Zat ini sangat
berbahaya bagi tubuh karena dapat menyebabkan berbagai macam penyakit kronis
seperti penyakit kanker paru-paru. Saat ini hampir 90% penderita kanker
paru-paru disebabkan oleh aktivitas merokok. Asap rokok yang masuk ke dalam
dalam paru-paru akan merangsang sel di paru-paru mengalami pertumbuhan tidak
normal. Diperkirakan 1 dari 10 perokok sedang dan 1 dari 5 perokok berat
meninggal akibat penyakit kanker paru-paru. Selain penyakit kanker paru-paru,
penyakit kanker lain yang disebabkan merokok adalah penyakit kanker kandung
kemih. Studi menemukan kadar tinggi dari senyawa 2-naphthylamine dalam rokok
menjadi karsinogen yang mengarah pada kanker kandung kemih. Penelitian
menunjukkan bahwa penderita kanker kandung kemih hampir terjadi pada sekitar 40
persen perokok.10 Kita juga perlu berhenti mengkonsumsi alkohol. Meminum
akohol secara berlebihan dapat merusak organ tubuh kita, salah satunya adalah
hati atau liver. Hati merupakan organ
dalam tubuh yang berperan dalam tubuh kita, terutama bila terdapat zat-zat yang
membahayakan bagi tubuh. Konsumsi alkohol berlebihan akan meningkatkan resiko
kerusakan hati. Bila hati telah rusak, tentu saja hati tidak akan bisa
menghasilkan enzim yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, dampak negatif alkohol
bagi kesehatan adalah merusak sirkulasi dan regulasi air dalam tubuh.
Kita juga perlu
menghindari makanan yang kurang baik bagi kesehatan kita, seperti junkfood, makanan instan, dan makanan
yang mengandung bahan pengawet dan pewarna buatan serta perasa. Makanan semacam
itu harus kita hindari, karena kurang baik bagi kesehatan kita, misalnya
makanan berbahan pengawet yang dapat memicu penyakit kanker. Kita juga harus
harus menguranginya makanan gorengan karena mengandung banyak lemak jahat.
Lemak jahat adalah lemak jenuh dan lemak trans. Lemak jenuh adalah lemak yang
tidak mengandung ikatan rangkap di antara atom karbon pada rantai asam
lemaknya, sementara lemak trans adalah lemak yang molekulnya tersusun atas
rangkaian atom-atom karbon (C) yang mengandung satu atau lebih ikatan ganda dan
memiliki struktur trans (dua cabang molekul yang berseberangan dengan rangkaian
utama molekul). Lemak jenuh dan trans mampu meningkatkan kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) dalam tubuh.
Kolesterol LDL atau dikenal sebagai kolesterol jahat adalah faktor risiko utama
untuk penyakit jantung. Dalam keadaan normal, kadar kolesterol LDL harus di
bawah 200 mg/dL.11 Jika kadar LDL kita lebih tinggi dari itu, maka
kadar LDL kita tergolong tinggi dan harus diturunkan untuk mencegah risiko
penyakit jantung.
Berolahraga
sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh kita. Olahraga dan kesehatan adalah
dua hal yang berbeda namun memiliki keterikatan yang sangat erat. Berolahraga
merupakan rutinitas yang harus kita lakukan setiap hari untuk menjaga kesehatan
tubuh kita. Berolahraga memiliki banyak manfaat. Salah satu manfaat olahraga
adalah dapat menurunkan tekanan darah. Para ahli kesehatan telah membuktikan
bahwa saat berolahraga, aliran darah berjalan lebih lancar. Olahraga juga akan
memiliki pengaruh positif bagi organ tubuh kita. Ketika kita berolahraga, organ
tubuh khususnya jantung akan terpacu lebih cepat, sehingga otot jantung dapat
bertambah kuat. Kuatnya jantung membuat aliran darah akan berjalan dengan
lancar. Sementara itu, tarikan dan hembusan nafas yang lebih cepat membuat
kerja paru-paru ikut terpacu. Gerakan olahraga juga mampu menstimulasi fungsi
jaringan otot. Saat kita melakukan berbagai gerakan saat berolahraga, anggota
tubuh yang bersangkutan juga akan terlatih. Misalnya saat kita berlari, anggota
tubuh seperti kaki akan terlatih dengan baik. Saat kita melakukan senam pagi,
anggota tubuh kita seperti kaki, tangan dan otot di sekujur tubuh ikut terkena
efeknya. Dengan terlatihnya berbagai organ dan anggota tubuh membuat kerja
setiap organ dan anggota tubuh menjadi lebih maksimal lagi. Hal inilah yang
membuat tubuh menjadi sehat. Aktivitas olahraga juga membuat tubuh kita
menghasilkan hormon endorphin dan testosteron yang mampu mengikis lemak dan
menekan tumbuhnya kanker.12 Selain bermanfaat bagi kesehatan
jasmani, olahraga juga memiliki peran positif bagi kesehatan rohani. Olahraga
bisa membuat kita tidak mudah terkena stress. Tanpa stress tentu hidup akan
lebih sehat karena banyaknya penyakit muncul berawal dari stress. Pikiran juga
akan tetap segar dengan olahraga. Agar manfaat olahraga dapat kita rasakan,
maka kita perlu berolahraga dengan konsisten. Kita perlu menyediakan waktu
untuk olahraga.
Hal yang tidak kalah penting untuk
menjaga kesehatan kita adalah memperhatikan asupan makanan bagi tubuh kita.
Makanan merupakan sumber energi yang sangat penting bagi tubuh kita untuk dapat
melakukan aktivitas setiap hari. Pola makan 4 sehat 5 sempurna merupakan
komposisi makanan paling tepat untuk memenuhi nutrisi tubuh kita. Kita perlu
mempraktekkan pola makan 4 sehat 5 sempurna untuk memperoleh kondisi badan yang
sehat. Komposisi 4 sehat 5 sempurna terdiri dari makanan pokok, lauk pauk,
sayur-sayuran, buah-buahan, dan susu. Makanan pokok adalah makanan yang menjadi
sumber
energi
dalam tubuh. Dalam hal ini yang termasuk makanan sumber energi adalah makanan
yang kaya akan
karbohidrat seperti
nasi,
jagung,
gandum,
kentang,
oat, serta
umbi-umbian. Selanjutnya,
lauk pauk adalah makanan pendamping makanan pokok. Lauk pauk berfungsi sebagai
sumber zat pembangun untuk tubuh. Makanan lauk pauk yang banyak yang mengandung
protein misalnya seperti ikan laut. Makanan sehat berikutnya adalah sayuran.
Sayuran menyuplai serat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk memperlancar
proses pencernaan. Sayuran mengandung berbagai unsur mineral yang dibutuhkan
tubuh seperti zat kapur, zat besi, magnesium dan fosfor. Sayuran yang baik
untuk kesehatan tubuh adalah sayuran yang berwarna hijau karena sayuran ini
mengandung klorofil. Klorofil (zat hijau daun) pada sayuran hijau merupakan
pigmen dari tanaman yang warnanya hijau dan terdapat dalam kloroplas sel
tanaman. Menurut penelitian para ahli gizi, klorofil dapat dimanfaatkan untuk
merangsang pembentukan sel darah merah pada penderita anemia. Selain itu
klorofil juga mampu berfungsi sebagai pembersih alamiah (mendorong terjadinya
detoksifikasi); antioksidan yang akan menetralkan radikal bebas sebelum
menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh; antipenuaan dan antikanker. Selain
itu, enzim protease inhibitor yang terdapat dalam sayuran hijau dapat berfungsi
sebagai pencegah timbulnya kanker, terutama kanker pada usus. Mengkonsumsi
sayuran hijau secara teratur dalam setiap porsi makan dapat mempertahankan
keremajaan kulit dan membantu mempertahankan kekuatan pembuluh darah agar tidak
mudah pecah.
13,14 Diusahakan pengolahan sayur jangan terlalu lama
supaya tidak menghilangkan kadar vitaminnya. Selanjutnya kita juga perlu
memakan buah. Buah memiliki nutrisi dan gizi yang diperlukan tubuh. Buah sangat
bermanfaat bagi tubuh dan merupakan bagian yang tak terpisahkan agar kita dapat
selalu sehat dan bugar. Buah kaya akan vitamin yang berperan untuk kesegaran
dan kesehatan tubuh. Selain itu buah-buahan juga mengandung mineral dan serat
yang baik untuk kesehatan pencernaan. Susu merupakan makanan pelengkap. Kita
juga perlu untuk memperbanyak minum air putih.
Kita
juga perlu menjaga berat
badan. Berat badan yang berlebihan merupakan salah satu tanda obesitas.
Obesitas atau kegemukan adalah
ketidakseimbangan jumlah makanan yang masuk dibanding dengan pengeluaran energi
oleh tubuh. Obesitas dapat terjadi akibat penumpukan lemak di dalam
tubuh. Hal tersebut terjadi karena pola makan yang tidak sehat dan kurangnya
aktivitas fisik. Obesitas dinilai berbahaya dan berdampak buruk bagi kesehatan
karena dapat memicu datangnya penyakit yang serius. Kegemukan telah lama
menjadi penyebab utama risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan pada area
kardiovaskular seperti penyumbatan pembuluh darah. Penelitian telah membuktikan
bahwa orang yang memiliki kelebihan berat badan memiliki kemungkinan 21 persen
lebih besar untuk meninggal akibat kanker daripada yang memiliki bobot normal.15
Selain itu, masih banyak risiko-risiko lainnya yang mengancam orang dengan
kelebihan berat badan atau obesitas. Saat ini di Indonesia, penyakit obesitas
belum banyak mendapat perhatian oleh masyarakat. Mulai saat ini sebaiknya kita
membiasakan diri untuk menjaga berat badan serta kesehatan tubuh.
Menciptakan
Lingkungan Bersih
Lingkungan
yang bersih adalah hal yang terkesan “sepele” namun ternyata memiliki
dampak yang sangat besar. Lingkungan yang bersih akan menunjang terwujudnya
hidup sehat. Tubuh memerlukan lingkungan yang bersih sehingga dapat terhindar
dari berbagai penyakit, bukan lingkungan yang kotor dan penuh polusi. Hal ini
dapat kita lihat dengan jelas, apabila seseorang tinggal dalam lingkungan kumuh
dengan sanitasi lingkungan yang buruk, maka dapat dipastikan bahwa ia akan
lebih mudah terkena penyakit. Lingkungan yang kotor merupakan sumber penyakit.
Bakteri penyebab penyakit dapat berkembang dengan cepat pada lingkungan kotor
seperti pada tumpukan sampah. Lingkungan yang kumuh dan kotor pada abad
pertengahan di Eropa menjadi salah satu
penyebab dengan mudahnya penyakit pes menyebar di Eropa. Pada saat itu,
kesadaran masyarakat Eropa sangat rendah pada kebersihan tempat tinggalnya
sehingga membuat tikus hitam sebagai pembawa sumber penyakit berkembang biak
dengan cepat. Penyakit pes telah membawa wabah penyakit hebat yang disebut
wabah Hitam. Wabah penyakit tersebut telah membunuh sepertiga hingga dua
pertiga populasi Eropa pada abad pertengahan.16
Pada
masa sekarang lingkungan yang kotor dan kumuh masih tetap kita jumpai di sekitar
kita. Dari berbagai permasalahan lingkungan yang ada, polusi merupakan dasar
dari berbagai permasalahan lingkungan kita. Polusi tak hanya membawa dampak
buruk bagi lingkungan, polusi juga membawa dampak buruk pada manusia yang
tinggal di lingkungan tertentu. Sebagai contoh, polusi sampah dapat
mengakibatkan peningkatan berbagai macam penyakit infeksi saluran pencernaan,
tifus, kolera, disentri, dan lain sebagainya. Hal ini disebabkan karena dengan
adanya sampah yang menggunung, binatang pembawa penyakit seperti lalat dan
kecoa akan menjadi semakin banyak.
Kotornya
lingkungan kita juga bisa dillihat dari kondisi udara di sekitar kita. Manusia
serta semua makhluk hidup yang ada di muka bumi ini sangat membutuhkan udara
yang sehat untuk bernapas. Apabila kita menghirup udara yang bersih serta
mengandung oksigen tersebut tentunya badan kita akan merasakan segar dan pada
saluran pernapasan kita pun akan lancar. Sayangnya udara bersih sudah sangat
sulit diperoleh. Polusi udara kerap kita jumpai di berbagai tempat. Jumlah
kendaraan Indonesia yang sangat banyak telah memberikan sumbangan polusi udara
yang besar. Menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia
(Gaikindo) dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) pada tahun 2010,
jumlah populasi kendaraan bermotor di Indonesia mencapai 50.824.128 unit.17
Berbagai macam partikel hasil pembakaran bahan bakar fosil menjadi ancaman
kesehatan kita. Pemerintah Indonesia mencatat adanya peningkatan polutan udara
secara tajam dalam 1,5 tahun terakhir bersamaan dengan tingginya angka
pertumbuhan ekonomi. Peningkatan itu terjadi pada jumlah particulate matter, karbon monoksida, dan nitrogen dioksida pada
tahun 2011. Dalam catatan pemerintah, lonjakan itu tertinggi dalam kurun satu
tahun, sekurangnya sejak 2005. Data terbaru menunjukkan bahwa level tertinggi
itu bertahan pada paruh pertama 2012.18 Jelas hal ini akan sangat membahayakan
kesehatan kita. Polusi udara akan mengakibatkan gangguan pernapasan bahkan
penyakit kanker paru-paru.
Untuk
hidup sehat kita perlu lingkungan sehat. Lingkungan yang sehat dan bersih
sangat bergantung pada individu dan masyarakat. Jika kita tinggal di lingkungan
masyarakat yang membiasakan hidup bersih, tentunya ini akan memberikan dampak
baik bagi kesehatan tubuh kita. Tetapi sebaliknya jika kita tinggal di sekitar
masyarakat yang membiasakan hidup kotor, hal ini akan mempengaruhi psikis dan
mental kita. Lingkungan yang sehat dan nyaman hanya bisa diwujudkan jika kita
mau bergerak bersama. Masyarakat, lembaga
swadaya masyarakat, dan
pemerintah serta organisasi lainnya harus saling bahu-membahu menciptakan
lingkungan bersih dan sehat. Ada beberapa langkah yang bisa kita ambil untuk
menciptakan lingkungan bersih.
Hal
pertama yang perlu dilakukan adalah memberikan kesadaran pada masyarakat
tentang arti penting lingkungan bersih. Agar bisa mewujudkan lingkungan yang
sehat dalam masyarakat, maka diperlukan adanya sosialisasi. Pemerintah atau
lembaga masyarakat harus mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya
menjaga kebersihan lingkungan. Sosialisasi dapat dilakukan pada masyrakat umum
terutama pada anak-anak agar kesadaran lingkungan bersih dan sehat bisa tumbuh
sejak usia dini. Membiasakan hidup bersih sejak usia anak-anak tentu lebih
membuahkan hasil yang luar biasa daripada pembiasaan diri pada usia setelahnya.
Dengan diadakannya sosialisasi kebersihan lingkungan, diharapkan budaya
membuang sampah di sungai dan selokan dapat dihentikan. Seperti yang kita
ketahui sungai dan selokan yang kotor bisa menjadi penyebab sumber penyakit.
Selain melalui sosialisasi, gerakan penyuluhan, pembinaan, dan pengarahan
terhadap warga yang difokuskan pada
usaha-usaha untuk mengurangi pembuangan limbah rumah tangga sembarangan,
membersihkan lingkungan dan menjaga kebersihan lingkungan, perlu diupayakan.
Agar program tersebut dapat berjalan dengan lancar, maka kerjasama pemerintah
dengan masyarakat harus terjalin dengan baik. Melalui kerjasama yang baik dan saling
mendukung, tentu upaya memunculkan kesadaran budaya hidup sehat dan bersih akan
lebih mudah diwujudkan. Pemerintah tidak dapat hanya sebatas menghimbau
mengenai kebersihan lingkungan itu penting, tetapi pemerintah juga perlu
memberikan contoh dan terjun langsung ke lingkungan masyarakat. Pemerintah
harus membuat peraturan tentang kebersihan lingkungan dengan tegas tegas.
Kita
juga perlu mengurangi polusi udara, salah satunya dengan memperbanyak jumlah
ruang hijau. Jumlah kandungan karbondioksida di pemukiman penduduk terutama
daerah perkotaan dapat berkurang seandainya terdapat pepohonan yang cukup
banyak. Tumbuhan dapat menyerap karbondioksida yang ada di dalam udara dan
menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis. Melalui penanaman pohon akan
mengurangi kandungan karbondioksida di udara. Selain itu, oksigen yang
dihasilkan sangat dibutuhkan dalam proses pernapasan yang dilakukan manusia dan
makhluk hidup yang lain. Semakin banyak jumlah kadar oksigen yang ada di dalam
udara maka itu menunjukkan bahwa udara dalam keadaan yang baik bagi kesehatan
manusia. Selain itu, untuk mengurangi polusi udara, kita perlu berhenti
menggunakan alat transportasi pribadi dan beralih pada alat transportasi
massal. Kita juga bisa memulai menggunakan sepeda jika jarak dari tempat yang
dituju tidak terlalu jauh. Oleh sebab itu, pemerintah perlu berperan aktif
dengan menyediakan alat transportasi massal, menyediakan jalan khusus bagi
pengendara sepeda, dan membuat kebijakan baru untuk melindungi udara dari
pencemaran seperti mewajibkan dilakukannya AMDAL (Analisis Mengenai Dampak
Lingkungan) bagi industri atau usaha yang menghasilkan limbah.
Daftar
Pustaka
1. World Health Organization. Chronic Diseases. http://www.who.int/topics/chronic_diseases/en/.
Diakses 10 Januari 2014.
2. Departemen Kesehatan. 2012. Buletin
Jendela Data dan Informasi Kesehatan. Penyakit Tidak Menular
4.
Mansjoer
A, ed. 1999. Hipertensi di Indonesia. Kapita Selekta Kedokteran.
Jakarta: Media Aesculapius.
5.
Departemen Kesehatan. 2004. Survei kesehatan nasional. Laporan
Departemen Kesehatan RI. Jakarta.
6.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
2003. Kebijakan dan Strategi Nasional
Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular. Jakarta.
7.
Bank Dunia. 2011. Poverty Headcount Ratio at $2 a day (PPP) (% of population).
http://data.worldbank.org/indicator/SI.POV.2DAY. Diakses tanggal 10 Januari
2014.
8.
Agus, Putro. 2013. Mahalnya Biaya Pengobatan Hepatitis Bikin Kantong Kempis. http://health.detik.com/read/2013/06/20/200023/2279570/763/mahalnya
-biaya-pengobatan-hepatitis-bikin-kantong-kempis.
Diakses 10 Januari 2014.
10.
Rumah Sakit Usada Insani. 2012. Bahaya Rokok Bagi Kesehatan. http://www.rs-usadainsani.com/article/detail/65.
Diakses 10 Januari 2014.
11.
Waluyo, Srikandi. 2010. The Book of Antiaging Rahasia Awet Mind Body
Spirit. Jakarta: PT Elex Media Kpmputindo.
12.
Wahyudin. 2003. Menuju Kreativitas.Jakarta: Gema Insani Press.
13.
Mangan. Yellia. 2003. Cara Bijak Menaklukan Kanker. Jakarta:
PT ArgoMedia Pustaka.
14.
Bangun, A.P. 2005. Jus Buah &
Sayuran Untuk Mengatasi Kanker. Jakarta: Agromedia Pustaka.
16.
Adams, Simon. 2008. Atlas Dunia Abad Pertengahan. Jakarta: Erlangga.
17.
Arianto, Arif. 2011. Kendaraan Bermotor di Indonesia Terbanyak di
ASEAN. http://www.tempo.co/read/news/2011/08/19/124352572/Kendaraan-Bermotor-di-Indonesia-Terbanyak-di-ASEAN.
Diakses 10 Januari 2014.
18.
Otto. Ben. 2012. Udara Kotor, Sisi Buruk Kemakmuran. http://indo.wsj.com/posts/2012/10/10/udara-kotor-sisi-buruk-kemakmuran/.
Diakses 10 Januari 2014.